Cara Membuat Perangkap Nyamuk Tanpa Bahan Kimia

Cara membuat perangkap nyamuk ini sangat sederhana dan mudah cara kerjanya, dan yang terpenting pula tidak banyak mengadung bahan-bahan kimia yang dapat membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Sebuah alternatif senjata bagi perjuangan terus menerus kita dalam memberantas nyamuk. Tak perlu dijelaskan lagi betapa bahayanya nyamuk buat kita. Berikut adalah langkah-langkahnya :
Bahan:
– Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter
– 200 ml air
– 50 gram gula merah
– 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)

Langkah-langkah pembuatan:

1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol

2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol

3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida

4. Pasang/masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong

5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda

Dalam dua minggu hasilnya, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol seperti ini

Selamat mencoba, semoga bisa bermanfaat. Karena gula merah ini dapat mengundang semut untuk ikut masuk dalam perangkap, sebaiknya terlebih dahulu diberi tempat seperti tempat untuk meletakkan susu kental biar tak disemuti atau dengan cara lainnya dilingkari dengan kapur anti semut.

Berikut adalah penjelsannya tentang cara kerja dari teori tersebut. Nyamuk merupakan jenis binatang yang sangat suka dengan karbon dioksida atau CO2. Dari larutan senyawa kedua bahan tadi (gula merah dan ragi) akan menghasilkan CO2. Karena nyamuk mencium bau CO2 maka secara otomatis akan menghampiri perangkap tersebut dan masuk ke dalam hingga tak bisa keluar lagi itu nyamuk. Mampus muk-nyamuk..!

sumber: kaskus.us

Tentang etan'e pasar

..layang-layang bisa terbang karena melawan angin, bukan terbawa angin..
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Teknologi Markohot dan tag . Tandai permalink.